<body>

That Girl


Yuki Aikawa :D.
January 13 .
Currently Happy .
Want to hv her own DigiCam!! .
Email : Click Here
Facebook : miaow.uq@gmail.com


Visitors Counter
free web hit counter
free invisible web counter



My Other Sites


Home 4 Teens
Harajuku's Sisterhood
Blessed Land (for Jesus Lovers)

Current Projects


The Tales of Legendia #1 .
Hakoniwa Angel #2 .


Yuki Aikawa's Profile
Yuki Aikawa's Facebook Profile
Create Your Badge

Tagboard






My Charas


Nabelle (IH)
Naoto (Ryoku)
Zeus (IH)
Nagisa (Ryoku)

Real World Friends


KYON
Bebe
Pyon
blogoblogoblogembel
Momo
Puka
Jezu
Ivan Septian
Lady Canna
Momoru
Cecile
Katze
Mini Sasa
DeeLa

Online Friends


Momo
Mini Sasa

Indo Hogwarts & Ryokubita's Friends


DeeLa
Saku
Mayo
Eri / Aoi
Ndhez

Favorite Links


Facebook
IndoHogwarts
Ryokubita
Forum Megaxus

♥ Jesus is the answer for everything ♥
Memories


September 2005
February 2008
March 2008
November 2008
December 2008
January 2009
February 2009
March 2009
April 2009
May 2009
June 2009
July 2009
August 2009
September 2009
October 2009
November 2009
December 2009

Music



MusicPlaylist
Music Playlist at MixPod.com


Credits


Designer: Agnes
Base Code: Tammy
Image: Enakei
Image Host: Tinypic & Photobucket



Sunday, December 20, 2009

My Wonderful Life ♥

Your view on yourself:

Other people find you very interesting, but you are really hiding your true self. Your friends love you because you are a good listener. They'll probably still love you if you learn to be yourself with them.

The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:

You are not looking merely for a girl/boyfriend - you are looking for your life partner. Perhaps you should be more open-minded about who you spend time with. The person you are looking for might hide their charm under their exterior.

Your readiness to commit to a relationship:

You are ready to commit as soon as you meet the right person. And you believe you will pretty much know as soon as you might that person.

The seriousness of your love:

You are very serious about relationships and aren't interested in wasting time with people you don't really like. If you meet the right person, you will fall deeply and beautifully in love.

Your views on education

Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.

The right job for you:

You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.

How do you view success:

You are afraid of failure and scared to have a go at the career you would like to have in case you don't succeed. Don't give up when you haven't yet even started! Be courageous.

What are you most afraid of:

You are afraid of things that you cannot control. Sometimes you show your anger to cover up how you feel.

Who is your true self:

You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.



My World My Life

Cara mudah menghasilkan jutaan rupiah dalam 1 hari. PEMULA juga BISA!!~ KLIK DISINI



8:34 PM




Wednesday, December 16, 2009

My Wonderful Life ♥

Little Heaven,

Barusan aja uQ dapat kabar kalau Mbak Atmi tiba-tiba meninggal dunia di kantin. Bener2 mendadak padahal katanya lagi duduk-duduk sambil nonton TV sama Mbak Silah dan pegawai-pegawai foodcourt yang lain. Jujur, uQ nggak tahu harus ngomong apa selain kaget dan gak nyangka. Mbak Atmi kenapa.. uQ cuma tahu dia punya semacam kista di rahimnya dan itu nggak mungkin menyebabkan kematian mendadak kayak gini, kan? Kalaupun serangan jantung, harusnya ada penyebab yang memicunya, kan?

Photobucket uQ bener-bener sedih. Mbak Atmi tuh baik banget orangnya meski suka ngambek kadang-kadang tapi dia hampir selalu senyum dan gak pernah macem-macem. Kalau uQ lagi jaga di sana juga kadang uQ suka peluk-peluk dia, minta dipijitin pundak, minta dibuatin jus kacang ijo... uQ nggak sangka kalau besok-besok uQ kesana, udah gak bakal ketemu lagi sama dia.

Emang bener, ya umur itu nggak bisa ditebak. Ada orang-orang yang sakitnya parah banget bahkan udah divonis segala tapi gak mati-mati *tunjuk diri sendiri*, tapi ada yang keliatannya sehat-sehat aja dan tiba-tiba 'pergi' begitu aja kayak Mbak Atmi.

Ya Tuhan, mati mendadak itu bener-bener mengerikan. Nggak sempet ngapa2in dulu, nggak bisa pamitan dulu, nggak bisa ngelakuin hal-hal yang belum sempet dilakuin... Nggak bisa ngapa2in lagi...

Little Heaven, I better stop now before I start to think more and more darker...

Goodbye Mbak Atmi, semoga arwahmu diterima disisiNya...
Photobucket



My World My Life

Cara mudah menghasilkan jutaan rupiah dalam 1 hari. PEMULA juga BISA!!~ KLIK DISINI



7:46 PM






My Wonderful Life ♥

Little Heaven,

Finally celana hoodienya sampai juga ke rumah. Dan katanya sore ini kaos hoodienya juga bakal dikirim. Moga-moga aja dengan ini customer mau bersabar untuk mini-dressnya. Beneran, deh uQ tegang banget, masalahnya ini udah mau libur Natal, kan? Customer-customer uQ banyak yang berharap pakai baju baru itu di Natal nanti. Tapi, bajunya gak kunjung jadi huhuw... gomen nee.

Setidaknya hati udah lebih lega karena celananya udah muncul dan warnanya sesuai dengan pesanan. Mudah-mudahan hoodienya bagus deh.. *deg2an*



My World My Life

Cara mudah menghasilkan jutaan rupiah dalam 1 hari. PEMULA juga BISA!!~ KLIK DISINI



4:29 PM




Tuesday, December 15, 2009

My Wonderful Life ♥

Nyooo~ cuap-cuap time!

Kata vendor, hoodienya udah jadi! Akhirnya... tapi masih deg-degan karena katanya celana udah dikirim dari hari Sabtu via JNE dan sampai sekarang belum sampai ke tangan uQ. Oh Lord, really need Your campur tangan... Ini udah kelamaan dan bikin uQ jadi depresi karena gak enak sama customer yang menunggu. Apalagi Panda Dress terpaksa diundur sampai dua baju itu jadi. Mana berani uQ produksi kalau yang sebelumnya aja nggak kunjung jadi. Oooh... really need HUG HUG HUG HUG HUG HUG...

Bener-bener deh, masalah vendor ini bikin uQ jadi suram seharian. Takut. Bagaimanapun ini pertama kalinya uQ bisnis kayak gini. Dan uang udah separuhnya uQ bayar ke vendor. Mudah-mudahan aja, hasil jadinya sama dengan gambar yang uQ kasih ke mereka. Aaa.... I can't let this negativeness fulfil my mind like this!! Tapi gmn caranya berpikir positive kalau dalam keadaan seperti ini? Can anyone tell me?

Mau repp juga rasanya buntu, nggak bisa fokus. Mau main game juga rasanya nggak mood. Akhirnya jadi cuap-cuap geje lagi disini, yah mau dimana lagi coba? Temen-temen juga lagi pada sibuk yang biasanya chat YM ama uQ. Oh, sepi nan hampa *lebai*

Semoga besok celananya sampe dan hasilnya bagus, dan semoga hoodienya segera dikirim dan semoga mini dressnya minggu ini JADI!

AMIN!!!



My World My Life

Cara mudah menghasilkan jutaan rupiah dalam 1 hari. PEMULA juga BISA!!~ KLIK DISINI



7:21 PM






My Wonderful Life ♥

Tibetian Personality Test

Hey, uQ barusan isi test kepribadian yang hasilnya tak terduga, nih. Mungkin temen-temen ada yang gemar isi-isi test seperti ini? Silakan di klik aja disini.

Dan di bawah ini adalah result yang uQ dapatkan dari test tersebut hahaha...


1-st question. Priorities in your life:

1: PRIDE (wogh, kalau dipikir-pikir lagi sepertinya memang benar... *plakk* ternyata uQ...)
2: FAMILY (yup, keluarga selalu lebih penting setelah Tuhan dong tentunya)
3: LOVE (hahaha... ternyata cinta jadi prioritas nomor 3... harusnya karir dan money dulu nih...)
4: CAREER (uQ udah punya karir, kok. masih merintis biar sukses ses ses amin!)
5: MONEY (well, test ini membuktikan bahwa uQ tidak matre WAKAAKA)


2-nd question:

loyal implies your own personality. (hehe... thank you)
cute implies personality of your partner. (partner nih maksudnya bukan pasangan idup kan? masa cute?)
nasty implies the personality of your enemies (oh yea... enemies are nasty!!)
great- It is how you interpret sex. (wakawakwakwa...)
beautiful implies your own life. (my life is beautiful o yea)


3-rd question:

ratna - Someone you will never forget. (actually, she is the one that never forget me.. *dihajar*)
geka - Someone you consider your true friend. (oh iya dong, papahhhhh yukinaaaa wkwkw)
vonna - Someone that you really love. (yea, i love my best friend)
harry - Your twin soul. (aw... my twin soul, my encourager)
naga - Someone that you will remember for the rest of your life. (i guess so n_n)



My World My Life

Cara mudah menghasilkan jutaan rupiah dalam 1 hari. PEMULA juga BISA!!~ KLIK DISINI



9:33 AM




Sunday, December 13, 2009

My Wonderful Life ♥

Kinda Bored

Tahu gak, sih? Kadang-kadang uQ merasa bosan sama layout ini dan pingin ganti. Tapi tiap kali akhirnya merasa sayang buat ngegantinya. Mungkin karena belum menemukan skin yang lebih baik tampilannya kali yah? Abis, uQ suka banget dengan side-bar skin ini. Kawaii gitu... Jadi, lagi-lagi... batal wahahaha...

Nampaknya memang harus cukup puas dengan mendandani blognya Nabelle dan Nagisa saja. Klo blog Zeus dan Naoto rasanya ga perlu diutak atik, mereka kan cowok. Buat apa pake blog dengan skin yang lucu-lucu? NYAHAHAHA... *dihajar chara karena pilih kasih*
Jujur aja, sedikit iri sama skin blognya Nagisa yang lucu banget, sempet tergoda buat ikutan pake skin yang sama... moja! *lirik2 blog Nagisa*

Ah, sudahlah. Blog narsis ini sementara masih dipertahankan wakakaka... sampai kutemukan skin yang lebih kawaii dari punya Nagisa... nyooo~

BTW, tiba-tiba uQ lagi pingin ngegosipin para chara RPG punya uQ nih... Mari kita mulai pembahasan nista ini.



Nabelle Marion Elsveta



Ini chara perdana uQ di dunia RPG. Visunya Leelee Sobieski, aktris favorit uQ sejak kecil. Jatuh cinta sejak akting dia di Joan of Arc hahaha.
Nabelle hidup di IndoHogwarts. Seangkatan sama Charlie Weasley dan Nymphadora Tonks, lho. (apaan coba)
Nabelle ini sangat amat polos dan lugu, tapi dia juga anak yang nekat dan pemberani. Nabelle sangat SUKA dengan cerita-cerita dongeng fantasi dan sangat terobsesi dengan NAGA. Anak satu itu berharap suatu hari nanti bisa bertemu langsung dengan Naga. Lucunya, dia mengira Naga Kerdil yang nadinya menjadi inti dari tongkat sihirnya itu bentuknya cebol-cebol nista kayak domba. *ngaku, itu pemikiran uQ, sih*

Ini chara satu-satunya yang rasanya sulit banget buat dibayangkan berpacaran dengan seseorang. WAHAHAHA... padahal chara yg laen dengan mudahnya ditimbulkan feel in love. Mungkin karena Nabelle terlalu polos, ya? Sampai-sampai uQ juga nggak berani bayangin gimana Nabelle saat dewasa nanti. Rasanya gak rela, bener deh.



Naoto Matsushima



Ini chara kedua yang uQ buat dan chara pertama yang uQ daftarkan ke Ryokubita. Chara gila dan konyol namun romantis yang bener-bener selalu bikin uQ ketawa terbahak-bahak tiap kali maenin chara satu ini. Seneng banget karena dengan Naoto, bisa bikin puppet master lain yang charanya berinteraksi sama Naoto.

Visu yang uQ pake adalah Allen, kekasih hati uQ yang udah meninggal dunia dua tahun lalu. Please don't feel scared or something. uQ cuma pengen 'menghidupkan' dia sekali lagi. Still want him.

Berkat chara Naoto, uQ jadi punya temen banyak sesama PM. Hahaha, seneng dah. Thanks Naoto. Kegilaanmu mencerahkan duniaku.

Rada sulit dapet feel Naoto waktu dia lagi dark mode. Tapi so far so good, he is based on Allen's personality haha.



Zeus Pierre Debussy



Ini bakal jadi chara kedua uQ di IndoHogwarts. Tentu aja plotnya berhubungan dan malah untuk memperkuat plot Nabelle. Hehe. Visunya Pierre Deporte. Ganteng banget... meski kadang terlihat cantik juga. Tipe uQ banget, deh beneran.

Sifat chara ini kurang lebih seperti Naoto meski dia lebih berkelas secara punya keturunan bangsawan dari kedua orangtuanya. Masa lalunya yang dark banget nggak bikin sifat dia ikut-ikutan dark, kok. He's a gentleman, a prince that every girl wished for.

Belum tahu gimana nanti rasanya mainin dia, mungkin kesan pertama didapat pas mencoba nulis draft Surat Tahun Pertama buat Zeus. Kalau mau tahu biodata dan latar belakangnya, klik aja di box sebelah, ada link menuju blognya Zeus. Douzo~



Chiaki Kashiwabara a.k.a Nagisa Tsukihara



Anak kedua di Ryokubita. Mantannya Naoto, ceritanya. Visunya Theresa Fu, model Taiwan yang cantik banget menurut uQ haha...
Mainin Nagisa terbilang mudah karena karakter dia hampir sama dengan uQ. Begitu juga beberapa bagian dari masa lalu Nagisa dan ketakutannya sama laki-laki meski uQ ga sampe separah Nagisa sih.
Memang baru akan didaftarkan bulan Januari nanti, tapi karena sekarang udah beberapa kali RP bareng Hiroshi Nagata via YM dan juga tegami, feelnya udah dapet hihi...
Kalau mau baca RP Naga-Nagisa, klik juga di box sebelah menuju blognya Chiaki / Nagisa.

Kenapa Chiaki? Karena keluarga Nagisa dikejar-kejar oleh Yakuza, bahkan mereka sudah melarikan diri ke Swiss tetap saja terkejar dan ayah Nagisa terbunuh oleh salah satu anggota Yakuza tersebut. Akhirnya Nagisa memutuskan untuk kembali ke Jepang sendirian dengan memakai identitas baru yang memang sudah dipersiapkan oleh orangtuanya. Ibu dan adik-adik Nagisa masih menetap di Swiss untuk sementara waktu.



Allyriane Lakeisha Colette



Ally, begitu dia disebut. Seorang gadis berusia 19 tahun yang memiliki segalanya yang diinginkan semua orang. Harta tanpa batas, kecantikan, kepopuleran, pekerjaan di dunia modelling dan tubuh yang seksi. Dimana Ally berada? Bukan di sekolah sihir manapun tentunya. Ally adalah gadis muda biasa yang tinggal di sebuah rumah di daerah Harajuku, Tokyo bersama dengan 3 orang gadis lainnya.

Kisah mereka bisa kalian simak di blog Harajuku's Sisterhood. Sekarang masih dalam tahap persiapan, tapi segera akan diluncurkan kisah-kisah mereka. *promosi mode on*



My World My Life

Cara mudah menghasilkan jutaan rupiah dalam 1 hari. PEMULA juga BISA!!~ KLIK DISINI



11:25 AM




Friday, December 11, 2009

My Wonderful Life ♥

Cuma Cuap-Cuap Curhatan (C4)


Yak... (apanya coba yang 'yak'?). Setelah sekian lama blog ini terlantar tanpa curhatan geje seorang uQ, salahkan multiply yang tidak menyediakan setting untuk membatalkan impor blogspot! uQ pikir cuma blog toko uQ aja yang bakal terimpor kesana, tapi ternyata sodara-sodara, semua blog dalam akun yang sama terimpor dengan indahnya!! And that's so annoying! Setuju? Jadi, akhirnya uQ cancel saja akun online shop di multiply. Gpp lah, bisa buat lagi nanti. Lagian OS disana kurang idup ketimbang di Facebook. *ngeles mode*

Jadi, sekarang ini uQ lagi berdebar-debar gara-gara vendor gak selesai-selesai produksi mini dress dan hoodie USANEKO untuk pre-order bulan Oktober. Gyaaah... Ini udah Desember!! Jadi terpaksalah PO Panda Dress ikut tertunda. Mohon maaf buat para customer yang jadi harus menunggu lama. Mohon maklum karena terjadi pemadaman lampu yang terlalu sering di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Uhuhuw..

Momiji Clothing malah belum siap produksi sampai sekarang karena orderannya tak kunjung sampai selusin. Padahal uQ kira kaos-kaos Momiji bakal dengan cepat mendapat reaksi baik dari customer Usaneko Shop.
Tapi ternyata diriku salah menduga miaw!! Sepertinya Alvin dan Nico juga jadi agak-agak lemes melihat kondisi orderan Momiji, semangat menggebu-gebunya jadi agak-agak hilang ditambah lagi mereka berdua sekarang kayaknya sibuknya amit-amit jabang baby gurita... semoga aja Momiji mendadak dapet order berlusin2 wakakaka.. AMIN!

Dan mari lah kita berganti topik...


Jadi, uQ sekarang punya mainan baru, yaitu Forum RPG tepatnya di IndoHogwarts dan Ryokubita. Terimakasih sebesar-besarnya bagi nona Aqilla yang telah memperkenalkan saya pada kedua forum itu miaw~ Berkat ajakannya akhirnya dengan niat tulus seputih kapas, uQ pun mendaftarkan chara pertama di IndoHogwarts pada tanggal 25 Oktober 2009 dengan nama Nabelle Marion Elsveta.

Dan tak perlu ditanya, mainan baru ini benar-benar membuat seorang uQ yang memang suka nulis jadi ketagihan. Apalagi ketika menyadari bahwa di forum yang bersangkutan tersebut skill menulis uQ jadi terasah. Bukan menyombong atau menarsiskan diri, tapi memang terasa lebih mudah mendeskripsikan sesuatu menjadi panjang lebar dan lama. Kalau gak percaya, baca aja posting-posting awal Nabelle dan bandingkan dengan yang sekarang. Meski memang tak bisa dikategorikan sebagai tulisan dewa seperti PMnya Agrippina Proust yang FFnya membuat uQ merinding. Hahaha. Pokoknya, uQ senang dan merasa punya dunia baru dan juga teman-teman baru yang sangat menyenangkan. Luv u all my RP friends!!

Dan kemudian, ketika Ryokubita dibuka, sesuai rencana yang telah disusun oleh Aqilla, Kuni dan uQ beberapa bulan sebelumnya bahwa akan mendaftar sebagai kakak-beradik. Datanglah seorang manusia nista dan norak bernama Naoto Matsushima ke dunia sihir Ryokubita. Yak, kehidupan NW pun semakin ramai. Apalagi Naoto mempunyai 4 orang teman dekat yang bisa dibilang sama edannya meski tak se-edan Naoto muahaha... Oke, Naga itu spesial. Sahabat sekaligus partner cela-mencela. Ditambah lagi kehadiran Fukupi yang bulat-bulat tsundere menambah keasyikan ber-RP. Dan yang lebih lagi.. aw aw Tomoe Asahina-chan yang mungil dan lucu membuat hati Naoto cerah bersinar setiap melihat senyumnya. Ohoho... *blushing*
Jujur saja, kehadiran Tomoe Asahina membuat Naoto kebingungan akan pairing dengan Hanabi atau tidak pada akhirnya nanti. Gomen nee Hanabipi... mukyaaa...

Yah, dan sekarang uQ sedang mempersiapkan chara kedua untuk didaftarkan ke IH. Hehe, mudah-mudahan aja uQ bisa nggak blending sama Naoto dan Nabelle. Chara itu sudah mendapatkan nama dan bahkan blognya sendiri, Zeus Pierre Debussy. Anak paling ganteng (setidaknya menurut uQ) dari ketiga anak yang pernah dibuat *dijitak visu Naoto*

Ah, rasanya udah webe. Nulis blog aja bisa webe. Marilah kalau begitu kita sudahi C4 ini. wakakaka...

Tha-Tha



My World My Life

Cara mudah menghasilkan jutaan rupiah dalam 1 hari. PEMULA juga BISA!!~ KLIK DISINI



1:27 PM




Wednesday, December 09, 2009

My Wonderful Life ♥

Jadi, daritadi tuh sibuk Role Chat sama Deela. Pakai chara Tetsu (Deela) dan Nagisa (gw). Nantinya dua chara ini bakalan di Pairing di Ryokubita, makanya pengen tau dulu bakal cocok atau nggak. Tapi sayang, akhirnya kita berdua malah OOC alias Out of Chara. wakaka... Hasil RC nya bener-bener BUKAN KARAKTER TETSU dan juga BUKAN KARAKTER NAGISA. Malah jadi ngakak berdua. Dan inilah hasil Role Chat via Yahoo Messenger tersebut. Disimpan untuk kenang2an wakakak...




DeeLa Nadhilah:
Hari ini terhitung cerah, melihat bagaimana sinar matahari meraja lela menyelimuti pelosok dunia dengan cahayanya yang mulai bandel: terik, panas, dan menyengat. Seperti di tusuk-tusuk dengan jarum sampai masuk kedalam pori-pori kulit dan seakan mampu menelanjangi sel-sel kulit yang semakin lama semakin mengelupas, memprotes untuk segera melindungi dirinya dari sinar sang raja cahaya. Tetsu menggerutu, dengan berat hati dia melangkahkan kakinya secepat mungkin menuju pohon rindang di tengah-tengah taman kota. Tetapi belum sampai tepat di bawahnya, lelaki jangkung ini mendapati seorang perempuan dengan rambut pirang sedang duduk manis di bawah batang pohon yang kokoh itu, pandangannya menerawang jauh, melamun. Tetsu mendekat, kemudian menyapanya dengan pelan "Hei, boleh aku duduk di sini?"

Usaneko:
Siang itu, Nagisa bersandar di bawah sebuah pohon besar yang rindang. Berteduh dari teriknya sinar matahari bersama dengan poodle coklatnya, Toto-chan. Benaknya merindukan sosok seseorang yang masih ada di hatinya, Naoto. Atensinya teralih saat seorang pemuda jangkung datang menghampirinya. Nagisa terkesiap sesaat mengira Naoto yang menghampirinya. "Si.. silakan..." ujarnya dengan nada gemetar.

DeeLa Nadhilah:
Perempuan itu menatapnya, tampak jelas terkesiap dengan kedatangannya. Tetsu mengangguk sopan, dan mengambil tempat duduk tepat di sebelah perempuan itu meski jaraknya hanya beberapa sentimeter. Melirik sekilas, kemudian mulai basa basi. "Anjingmu lucu"

Usaneko:
Dengan gugup Nagisa menatap ke arah pemuda yang kini duduk di sampingnya. Terlalu dekat bagi Nagisa sehingga gadis itu perlahan menggeser duduknya sedikit lebih jauh dari pemuda itu. Gadis itu menggendong Toto-chan dan meletakkannya pada tanah kosong yang menjadi jarak antara dirinya dan si pemuda. Matanya tak berani diarahkan pada si pemuda yang memuji Toto-chan. Sambil mengelus kepala Toto-chan yang lembut, Nagisa bergumam, "Arigatou. Ka.. kau suka anjing?"

DeeLa Nadhilah:
Tetsu tersenyum, mengangguk dan menatap anjing kecil itu dengan tatapan lembutnya. "Suka, habisnya lucu... Namanya siapa?

Usaneko:
"Toto-chan..." jawab Nagisa lirih. Toto-chan, nama yang diambilnya dari nama yang selalu terukir di hatinya hingga saat ini. Nama dari seseorang yang dua tahun lalu pernah terpaksa dilukainya.

DeeLa Nadhilah:
Tetsu menatap perempuan itu yang masih berbicara tanpa menatapnya. Dia tidak di ajarkan sopan santun atau apa sih? Tetapi Tetsu hanya bisa mengangguk, mencoba ikut mengelus Toto-chan sembari berbicara konyol. "Hai Toto-chan, majikanmu ini kenapa? Cemberut terus dari tadi, kan jelek keliatannya..."

Usaneko:
Terkejut mendengar sindiran terus terang dari pemuda di sampingnya itu, Nagisa mengangkat kepalanya dan menatap lurus pada sosok di hadapannya itu. "A... aku tidak cemberut, kok," ujarnya cepat.

DeeLa Nadhilah: Tetsu tersenyum akan reaksi perempuan di depannya itu, sekarnag dia menatap lurus kearahnya, meski masih terlihat gugup dan takut-takut entah karena apa. Kemudian, berlagak tidak mendengar, Tetsu kembali mengelus-elus Toto-chan dan berbicara padanya lagi "Nah Toto-chan, kau dengar itu? Majikan mu bilang dia tidak cemberut, lalu kenapa bibirnya masih di tengkuk ke bawah begitu sih? Masa dia kalah sama matahari sih?"

(officially tell you that the last question from Tetsu is the one that make us OOC)

Usaneko:
Nagisa mengerjap-ngerjapkan matanya dengan mulut ternganga menatap pemuda di hadapannya yang berlagak tak mendengar dan malah mengajak Toto-chan bicara lagi. Ketakutannya menguap seketika saat menyadari bahwa pemuda di hadapannya ini tak mungkin seorang yang jahat yang akan berbuat tak senonoh padanya. Nagisa menggembungkan pipinya dan mendengus, lalu gadis itu mengangkat Toto-chan ke pangkuannya—menepis jemari si pemuda yang masih asyik mengelus Toto-chan. "Memangnya, kau pikir matahari punya bibir?"

DeeLa Nadhilah:
Tetsu mendapati reaksi yang berbeda dari perempuan ini begitu Toto-chan di angkat dan di simpan di pangkuannya, seolah takut anjingnya akan di makan olehnya. Tetsu tersenyum melihat perempuan itu yang sekarnag memang terlihat cemberut dengan pipi menggelembung dan merah merona. "Ada kok, nih lihat" Tetsu mengambil ranting yang tak jauh darinya, dan kemudian mulai menggambar matahari di tanah yang tepat ada di depannya.


"Mataharinya tersenyum kan?"

Usaneko:
Dengan penasaran, gadis itu memperhatikan si pemuda yang kini menggambar di atas sebidang kecil tanah berpasir di depannya. Spontan gadis itu tertawa sambil menutupi bibirnya dengan sebelah tangan saat melihat apa yang digambar oleh pemuda itu. "Itu sih, matahari dalam khayalanmu."

DeeLa Nadhilah:
Dan gadis itu tertawa anggun begitu melihat gambar yang Tetsu buat dan hal itu membuat lelaki jangkung ini nyengir puas. Tetapi kemudian dia menggerakkan jari telunjuknya ke kiri dan ke kanan di depan mata gadis itu lalu berujar seolah-olah seperti seorang guru kepada muridnya. "Eit, khayalan apanya? liat dong ini kan matahari juga, ada sinarnya, terus kalau bsa di warna juga warna kuning. Memangnya menurutmu matahari itu seperti apa, hayo?" Tetsu menyerahkan rantingnya, tersenyum jail sekaligus penasaran.

Usaneko:
Terkejut karena tiba-tiba disodori ranting yang tadi dipakai pemuda itu untuk menggambar, Nagisa berhenti tertawa. Pemuda itu sepertinya menyuruhnya menggambarkan matahari yang ada dalam bayangannya. Hmm, Nagisa bergumam pelan. Gadis itu tak pandai menggambar apalagi berkhayal. Akhirnya demi memuaskan keinginan sang adam di sampingnya, Nagisa membuat torehan melingkar di atas tanah berpasir membentuk matahari.


"Matahari itu seperti itu, tak ada mata apalagi bibir."

DeeLa Nadhilah:
Tetsu memperhatikan gerak tangan sekaligus ranting yang sekarang di pegang gadis itu, kemudian dia melongok melihat gambar perempuan itu dan tersenyum lebar bahkan hampir tertawa. "Itu sih kue bolu."

Usaneko:
"Nyaahh... benar juga!" pekik Nagisa saat menyadari kebenaran perkataan si pemuda. Gadis itu kembali tertawa, kali ini kedua telapak tangannya menempel di wajahnya menutupi hidung dan mulutnya.

DeeLa Nadhilah:
Kenapa perempuan kalau tertawa harus tutup muka seperti itu sih? Tetsu tersenyum mendapati perempuan ini sekarang tidak lagi menekukkan bibirnya ke bawah, dan meski wajahnya tertutup, dia merasa pasti sekarnag wajahnya terlihat manis. "matahari tuh bulat, tuh kayak matanya toto-chan atau tuh kayak bola sepak, bukan muringkel-muringkel (indonesianya apa ya?) begitu..."

Usaneko:
"I... itu kan bulat mataharinya," ujar Nagisa masih tertawa, "aku memang tak pandai menggambar sepertimu." Cepat-cepat dihapusnya gambar matahari bolu yang digambarnya tadi dengan sapuan telapak tangannya.

DeeLa Nadhilah:
"Yah kok di hapus!!" Tetsu mengerjap begitu melihat matahari bolu itu berbaur menjadi satu lagi dengan butiran pasir. "Lagian kok pake tangan kan jadi kotor. Bersihin deh pake ini nih" dengan sigap, lelaki ini mengeluarkan sapu tangannya dan menyerahkan ke gadis itu.

Usaneko:
"Habisnya bikin lapar, sih," ujar gadis itu cepat, "gara-gara kau bilang matahariku seperti kue bolu." Entah kenapa, aura yang dikeluarkan pemuda di hadapannya ini membuatnya merasa nyaman dan terasa akrab. Membuat gadis itu merasa lebih rileks. Alih-alih menerima sodoran sapu tangan dari pemuda itu, Nagisa mengusapkan telapak tangannya yang berpasir ke pipi sang pemuda. "Gotcha."

DeeLa Nadhilah:
Dan reaksi dari perempuan ini ternyata memang tidak bisa di prediksi, lihat saja sekarang bukannya membersihkan telapak tangannya ke saputangan yang Tetsu berikan malah membersihkan ke pipi nya yang dengan suksesnya menjadi kotor dan sukses pula membuat Tetsu ternganga. "Eh??!! Awas kau.." Tetsu menyeringai jahat, di tempelkannya telapak tangannya ke pasir dan berniat mengusapkannya ke tangan gadis di depannya itu.

Usaneko:
"Nyaah... perang pasir dechu~"

DeeLa Nadhilah:
"Hahaha, ya udah gak jadi deh, nanti kotor" Tetsu mengelap pipinya dengan kain dari lengan bajunya dan tetap menyodorkan saputangannya. "Bersihkan dulu gih"

Usaneko:
Nagisa menatap pemuda di hadapannya dengan heran, kalau Naoto, dia pasti akan langsung membalas Nagisa begitu saja. Pemuda di hadapannya ini malah membatalkan niatnya dan menyodorkan lagi saputangannya. Sambil menggembungkan pipinya dengan mimik sedikit kecewa, diraihnya sapu tangan tersebut dari tangan si pemuda. "A.. arigatou."

DeeLa Nadhilah:
Tetsu tersenyum mendapati sapu tangannya sekarang diambil oleh gadis itu dan belum lama setelahnya---PLOK---dengan tangan kirinya yang bebas dia menempelkan telapak tangannya yang berpasir ke pipi kanan gadis itu, sukses!!

Usaneko:
"Nyaaahh...," pekik Nagisa ketika tiba-tiba pipi kanannya dengan sukses dipeperi pasir oleh si pemuda. Main licik rupanya, eh? Dengan gemas Nagisa menatap ke arah si pemuda, mengerutkan wajah dan menggembungkan pipinya. Awas ya, batin gadis itu. Dengan cepat dimasukkannya kedua telapak tangan ke dalam pasir sehingga seluruh permukaannya diselimuti oleh butiran kecil berwarna krem itu. Lalu sebelum pemuda itu sempat menghindar, Nagisa menempelkan kedua telapak tangannya ke pipi kanan dan kiri si pemuda. "Double shot!!"

DeeLa Nadhilah:
Tetsu tertawa terpingkal-pingkal mendapati sekarang perempuan itu juga sama kotornya dengannya. Tetapi lelaki ini sekarang mendadak bungkam begitu kedua pipinya sekarang menjadi sasaran telak butiran pasir dari tangan perempuan itu. "Ehh??!!" Tetsu terperangah, dan kemudian membalasnya dengan aksi yang sama seperti perempuan itu lakukan--plok. "Yaah!! Double shot!!"

Usaneko:
Mata gadis itu membelalak, kini posisi mereka sama-sama saling menempelkan kedua tangan di pipi lawan. Terkejut dengan kejadian yang tak terduga itu, Nagisa beringsut melepaskan tangannya dari pipi sang pemuda--dengan wajah memerah. Gadis itu menunduk, kaget dengan kelakuannya sendiri sambil sesekali melirik ke arah si pemuda. Dan tiba-tiba saja gadis itu tertawa terpingkal-pingkal tanpa sempat menutupi bibirnya.

DeeLa Nadhilah:
Canggung? Jelas. Keduanya sekarang menempelkan tangannya di pipi satu sama lain dan sekarang perempuan itu malah menunduk meski terkadang terlihat seperti meliriknya. Tetsu terdiam, suasananya canggung sampai pada akhirnya gadis itu tertawa terbahak-bahak, lepas dan keras. Tetsu menarik bibirnya dan membuat simpul senyuman, entah apa yang harus di tertawakan, yang pasti dia sedikit terkejut dengan reaksi gadis itu. "Hei nanti kotor" ujarnya lembut.

Usaneko:
Nagisa tertawa terpingkal-pingkal karena menyadari dirinya terlampau santai pada pemuda asing yang baru dikenalnya. Hal ini tak pernah terjadi bahkan saat perkenalan pertamanya dengan Naoto. Entah kenapa, Nagisa merasa telah lama mengenal pemuda di hadapannya ini. Padahal tahu namanya saja tidak. Butiran-butiran pasir yang menempel di pipi gadis itu perlahan berjatuhan seiring dengan guncangan lembut tubuhnya yang turut tertawa. "Sudah terlanjur kotor."

DeeLa Nadhilah:
Dan yap!! Giliran Tetsu yang tertawa terpingkal-pingkal sekarang, "Dasar bodoh"

Usaneko:
"Kau sendiri sudah kotor. Lihat pasir di wajahmu sudah mengotori pakaianmu, tuh," ujar Nagisa sambil menunjuk ke arah pakaian pemuda di hadapannya. Lelah juga menyebut sosok di hadapannya ini sebagai 'pemuda'. "Namamu siapa, ngomong-ngomong?"

DeeLa Nadhilah:
Tetsu refleks melihat ke bajunya. Astaga, iya sudah kotor. Gadis itu sekarang bertanya padanya perihal nama, dan Tetsu langsung tersenyum jail menanggapinya. "Tebak dong, aku ini artis J-rock terkenal loh"

Usaneko:
"Oh ya? Aku baru saja pulang dari luar negri. Jadi, aku tak mengikuti perkembangan musik Jepang. Berarti kau itu... musisi?" tanya Nagisa penasaran dan mulai tertarik untuk tahu lebih banyak.

DeeLa Nadhilah:
"Yah enak ya pulang dari luar negri, mana oleh-olehnya?" Tetsu berkata seenaknya, kemudian cepat-cepat menutup mulutnya, mengganti topik "Bisa di bilang musisi juga sih, kau tau Laruku? Ya namaku ada di situ"

Usaneko:
Nagisa terdiam. Memang sih bagi orang yang tak tahu alasan dia dan keluarganya kabur ke luar negri selama dua tahun, hal itu terlihat enak seperti berlibur. Kalau saja pemuda di hadapannya ini tahu apa yang telah terjadi pada dirinya selama di sana.. mungkin dia akan langsung mencabut kata-katanya barusan. "Aku tak bawa oleh-oleh," ujar Nagisa tersenyum, berusaha mengalihkan pikirannya. Lupakan yang telah berlalu, aku sudah ada di Jepang sekarang, pikir Nagisa. "Hm, Laruku? Tidak, aku tak tahu." Gadis itu terdiam sesaat, "Jadi, namamu Laruku?"

DeeLa Nadhilah:
Tetsu tertawa terbahak-bahak mendengar pernyataan polos dari perempuan itu, dan tak sadar dia menjabat tangan dia sembari memperkenalkan diri sebagai 'laruku' "ahahaha, iya nama saya Laruku, hai kenalkan"

Usaneko:
Gadis itu terpana menatap pemuda yang mengaku bernama Laruku itu. Terpesona mungkin lebih tepat untuk mendeskripsikan apa yang dirasakan Nagisa saat ini. Dia memperkirakan usia Laruku kira-kira sebaya dengannya. Dalam usia belia seperti ini, pemuda di hadapannya sudah berhasil menjadi seorang musisi bahkan mempunyai band rock dengan menggunakan namanya sendiri. Sugee--
"Ah, namaku Nagisa. Tsukihara Nagisa," ujarnya kemudian.

DeeLa Nadhilah:
gadis yang polos. Tetsu masih tertawa meski tak lagi lepas seperti tadi, rasanya jahat sekali ya? "Bohong kok, namaku Tetsu--dan hubungannya dengan laruku, ada personil yang namanya Tetsu juga, begitu..."
"Nagisa? Seperti nama sebuah apa ya itu namanya? peneliti luar angkasa?"

Usaneko:
Ha? Jadi namanya bukan Laruku? Nagisa mendengus lalu menatap pemuda di hadapannya yang akhirnya mengaku bernama Tetsu dengan tatapan seperti o_O. Awas kau, ya. Daritadi mengerjai Nagisa terus.
"NASA maksudmu? Ya, ayahku salah satu pendiri organisasi itu."

DeeLa Nadhilah:
Tetsu terpana. Gadis ini anak pendiri NASA? "Waw, pantas namamu terkesan mirip--atau aku yang mendengarnya kurang jelas? "Lalu, kau sedang apa di sini?"

Usaneko:
Gadis itu mengernyit. Darimana miripnya Nagisa dengan NASA? Memang sepertinya pemuda bernama Tetsu itu agak-agak aneh. Tapi, tak apa deh. Kerjain aja sekalian, pikir Nagisa. "Aku disini sedang membuat penelitian untuk membantu ayahku."

DeeLa Nadhilah:
Tetsu mengangguk-ngangguk seakan-akan mengerti. kemudian dia bertanya lagi dengan polosnya "membantu apa? Apakah ada hubungannya dengan Toto-chan?" lelaki itu bertanya sembari mengelus-elus toto-chan dengan gemas.

Usaneko:
"Toto-chan?" ujar Nagisa bingung lalu tersenyum senang, "Benar. Toto-chan ini sebenarnya makhluk dari Planet Tobi-Tobi-Tobira! Rahasia, ya. Jangan bilang siapa-siapa. Toto-chan ingin mengetahui kehidupan di bumi untuk karya tulisnya di sekolah Tobi-Tobi-Tobira."

DeeLa Nadhilah:
"Wah Toto-chan!! Kau hebat!! Alien!!" Tetsu menatap anjing coklat itu dengan mata berbinar, dan kemudian menatap Nagisa lagi." Kau pernah ke tobi---tobi apa? tobira? Ya, kau pernah ke situ? Kau kan ada hubungannya dengan Nasa?"

Usaneko:
GUK! Toto-chan menyalak pada Tetsu seolah menjawab pujiannya. Nagisa melipat kedua tangannya di depan dada sambil tersenyum bangga. "Sudah. Bersama dengan ayahku. Dalam ekspedisi ke planet tersebutlah aku bertemu dengan Toto-chan yang manis ini."

DeeLa Nadhilah:
"Memang tobi--ya itu lah, berada di mananya bumi?" Tetsu tersenyum, matanya menyiratkan tanda tanya besar sekaligus pandangan licik.

Usaneko:
"Planet Tobi-Tobi-Tobira berada sekitar 100 juta kilometer jauhnya dari bumi. Planet kecil yang berisi banyak sekali miniatur poodle!! " ujar Nagisa bersemangat.

DeeLa Nadhilah:
"Memangnya kapan kau kesana? Berarti umurmu sekarang berapa? kan keluar angkasa saja perbandingan tahunnya bisa 1 :10..." Tetsu terdiam, menatap Nagisa lekat-lekat. "N-Nagisa, k-kau...??"

Usaneko:
"Ah, kau ini. Teknologi tahun 2000 itu canggih lho. Aku kesana menggunakan pakaian yang mampu mengontrol waktu. Makanya usiaku tak berubah sekalipun aku dan ayah melakukan perjalanan sejauh itu."

DeeLa Nadhilah:
"Hebat!! Bisa mengendalikan waktu, berarti nenek-nenek saja bisa jadi muda lagi dong?"

Usaneko:
"oh kalau itu sih tak bisa. Jika awalnya sudah keriput, selamanya keriput. Kecuali operasi plastik."

DeeLa Nadhilah:
"Kalau begitu, kenapa tidak sekalian saja membuat yang seperti itu? Terus di tobi-- er tori? ya itu lah namanya, ada apa saja? Toto-chan memang bisa tinggal di bumi?"

Usaneko:
"Memangnya yang kau lihat sekarang apa? Toto-chan bisa hidup di bumi tentu saja. Teknologi di Tobi-Tobi-Tobira itu jauh lebih hebat dari Bumi. Mereka tidak terpengaruh dengan dimensi waktu."

DeeLa Nadhilah:
"Toto-chan hebat ya" Tetsu mengelus-elus anjing itu dengan gemas. "Lalu kalau kau asyik di Nasa, kenapa kau kemari lagi Nagisa? Memang kau mau bertemu siapa?"

Usaneko:
Nagisa terdiam. Ya, dia memang kembali ke Jepang untuk menemui seseorang yang tak pernah bisa dihapus dari hatinya. Meski mungkin dirinya sudah tak ada lagi dalam benak seseorang itu. "Aku... mengemban tugas penting menemani Toto-chan menyelidiki kehidupan di sekolah sihir ini."
"Dan... tidak berniat menemui siapapun."

DeeLa Nadhilah:
"Toto-chan belajar sihir?"

Usaneko:
"Bukan. Yang belajar sihir itu aku. Toto-chan hanya mengamati saja."

DeeLa Nadhilah:
"Ryokubita dong? Di situ juga aku belajar, bersama naoto, hiro, aoi dan naga. Kalau kau masuk situ, ku kenal kan deh "

Usaneko:
"Iya di Ryokubita," ujar gadis itu lalu terdiam saat Tetsu menyebutkan nama teman-temannya. Naoto? Mungkinkah? "Naoto Matsushima?"

DeeLa Nadhilah:
Tetsu menatap Nagisa dengan tatapan yang heran. "Kau kenal?"

Usaneko:
Wajah gadis itu memucat dan tiba-tiba saja air mata sudah menggenang di sudut matanya. Gadis itu mengangguk.
Jadi, Naoto ada di sekolah sihir yang sama?

DeeLa Nadhilah:
Heran bercampur penasaran, Tetsu melongok ke bawah, mencoba mendapati muka perempuan yang sekarang tampak sedih. "Kau kenapa sih? Kenal kenapa? Apa dia pernah ke Tobi-tobi juga?"

Usaneko:
Airmatanya mengalir tanpa bisa ditahan. Rindu. Nagisa rindu pada anak laki-laki itu. Dia sangat ingin bertemu dengan Naoto dan menjelaskan semuanya. Naoto pasti bisa mengerti alasannya pergi, kan? "Aku... aku kenal Naoto. Dia... mantanku."

DeeLa Nadhilah:
Tetsu terdiam. Jelas tidak tahu harus menjawab apa, dan bahkan bereaksi seperti apa. Dia hanya bisa menatap Nagisa yang sekarang menangis, menangis meluapkan segala perasaannya. Mulutnya terbuka untuk mengucapkan sepatah kata, tetapi kemudian diurungkannya dan yang terdengar hanya lah ucapan singkat. "Oh..."

Usaneko:
"A... apa dia sehat? Dia baik-baik saja?"

DeeLa Nadhilah:
Tetsu mengangguk. "Autis malah"

Usaneko:
"A... autis? Dia jadi autis?" ujar Nagisa. Pasti gara-gara aku. Dalam bayangan Nagisa, Naoto yang autis menjadi anak super pendiam yang tak mampu bersosialisasi. Tangisnya makin menjadi.

DeeLa Nadhilah:
Tetsu tertawa terbahak-bahak mendengar pernyataan gadis itu. "Aduh bukan... dia sehat kok, segar bugar, dan enerjik seperti monyet gunung. Ya makanya ku bilang autis itu maksudnya dia tidak mau diam"

Usaneko:
Nagisa menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya, menangis karena kelegaan yang tiba-tiba membuncah dalam hatinya. Naoto baik-baik saja. Karena terakhir dia dengar, Naoto menjalani operasi jantung lagi gara-gara dirinya.

Usaneko:
"Kau tidak bohong kan, Tetsu?

DeeLa Nadhilah:
Tetsu menggeleng cepat. "Ngapain boong? Makanya ku tanya, memangnya kau pernah jalan-jalan ke tobi-tobi itu bersama naoto? kencan gitu?"

Usaneko:
"Ya, kami bertemu di planet Tobi-Tobi-Tobira. Naoto itu adalah Kaisar Planet tersebut, Tetsu!"

DeeLa Nadhilah:
"Jadi naoto itu satu spesies dengan Toto?"

Usaneko:
"Iya," Nagisa mengangguk, "Dia spesies unggulan."

DeeLa Nadhilah:
"Memang di tobi-tobi itu tidak hanya anjing-anjing ya? Monyet juga?" Tetsu berujar.

Usaneko:
"e? MOnyet?"

DeeLa Nadhilah:
"Kan tadi ku bilang, dia sudah seperti monyet gunung, banyak yang menjuluki dia seperti itu sekarang"

Usaneko:
"He...? Dia jadi gila?"

DeeLa Nadhilah:
"Tidak, hanya tidak bisa diam"
"autis" Tetsu berbisik pada dirinya sendiri

Usaneko:
"Pasti itu gara-gara aku..."

DeeLa Nadhilah:
Tetsu mengerinyit. "Gara-gara kau bawa dia ke tobi-tobi?"


Role Chat pun berakhir karena saya dan Deela sama2 sudah tidak sanggup lagi melanjutkan kisah yang semakin gila ini. Pada akhirnya Tetsu pun ikut ke Planet Tobi-Tobi-Tobira bersama Nagisa dan Toto-chan. Bersama menjadi gila disana.

FIN




My World My Life

Cara mudah menghasilkan jutaan rupiah dalam 1 hari. PEMULA juga BISA!!~ KLIK DISINI



5:20 PM




Monday, November 16, 2009

My Wonderful Life ♥

Dua tahun sudah kulewati bersama 'monster' itu di dalam darahku. Aku tak tahu bagaimana cara monster tersebut memperbanyak diri sehingga bisa menyebar ke seluruh bagian tubuhku dan menggerogotinya. Aku hanya menjadi semakin lemah dan semakin sering diserang rasa sakit yang seringkali tak mampu kutahan—tak mampu kulawan.

Obat yang seharusnya menjadi pahlawan pembunuh 'monster' justru malah membuatku semakin kesakitan. Takut. Aku tak mampu percaya bahwa 'pahlawan' tersebut benar-benar bisa menjadi 'pahlawan' yang akan menyelamatkan tubuhku dari kehancuran total. Mungkin aku memang seorang pengecut yang tak berani mengambil sebuah langkah maju untuk sebuah kemenangan yang mungkin hanya 30% itu. Aku takut waktuku akan jadi semakin singkat karenanya.

Tidak. Bukan kematian yang kutakuti. Siapapun takkan bisa menghindari sang dewa maut. Aku hanya takut kehilangan sang waktu. Momen-momen di depan yang mungkin sangat berharga, aku tak ingin kehilangan itu. Tapi aku juga takut tak mampu menjalani 'waktu' dengan adanya 'monster' itu di dalam darahku.

'Monster' itu telah mengikis mimpi-mimpiku sedikit demi sedikit. Dia menghapus cercahan-cercahan harapan yang tadinya kumiliki. Apa yang awalnya mungkin menjadi tak mungkin lagi bagiku. Aku tak tahu apa yang 'monster' itu inginkan dan kenapa dia harus memilih aku sebagai korbannya?

Sakit. Tiap malam aku harus bergumul dengan rasa sakit di seluruh tulang-tulangku. Sakit yang bahkan tak bisa kugambarkan lewat kata-kata terus menyiksaku. Seringkali membuatku berharap sang maut segera menjemputku, membebaskanku dari segala penderitaan panjang ini. Namun, hingga saat ini, aku masih dibebankan dengan semua itu.

Dia pun telah merebut orang-orang yang aku sayang. Perlahan dia membuatku semakin merasa dikucilkan dari dunia. Aku kesepian. Mereka yang biasanya mengajakku bersenang-senang, kini melupakan aku. Karena aku kini hanya jadi beban bagi mereka. Dan aku pun tak bisa protes karena itu benar adanya. Aku beban bagi semua orang. Bahkan bagi diriku sendiri.

Kehidupan seolah sedang mempermainkan batinku. Mempermainkan imanku. Aku diletakkan diantara kehidupan dan kematian. Membuatku nyaris gila. Yang mana yang hendak dipilihkan untukku?

Kenapa harus aku?

Bagaimana masa depanku?

Siapakah yang bisa menjawabnya...

Labels:




My World My Life

Cara mudah menghasilkan jutaan rupiah dalam 1 hari. PEMULA juga BISA!!~ KLIK DISINI



5:34 PM